Cara menghitung tipe rumah – Pernahkah Anda merasa bingung saat membaca brosur perumahan yang penuh dengan angka-angka seperti 36/60 atau 45/90? Tenang, Anda tidak sendirian. Bagi banyak orang, membeli atau membangun rumah adalah keputusan besar seumur hidup, dan memahami bahasa teknis properti bisa jadi tantangan tersendiri.
Padahal, memahami detail ukuran ini sangat penting agar tidak salah ekspektasi. Sebagai penulis yang juga berkecimpung di dunia properti, saya ingin berbagi panduan praktis tentang seluk-beluk ukuran rumah agar Anda bisa memperkirakan hunian seperti apa yang paling pas untuk keluarga tercinta.
Definisi Type Rumah

Sebelum kita masuk ke hitung-hitungan, kita perlu menyamakan persepsi dulu. Sebenarnya tipe rumah adalah istilah yang merujuk pada luas bangunan rumah tersebut dalam satuan meter persegi. Jadi, bukan luas tanahnya, ya.
Sering kali orang tertukar antara luas tanah dan luas bangunan. Jika Anda melihat iklan perumahan, angka yang disebut sebagai “Tipe” itu spesifik bicara soal area tertutup yang beratap dan berdinding (interior). Memahami definisi ini adalah kunci agar Anda tahu seberapa lega ruang gerak yang akan Anda dapatkan nantinya.
Tips Mudah Cara Menghitung Tipe Rumah?

Lantas, bagaimana sih sebenarnya cara menghitung tipe rumah yang akurat? Caranya sebenarnya cukup sederhana dan bisa dilakukan siapa saja.
Hitung Manual Geometris
Ini cara paling dasar. Anda cukup menghitung luas (panjang x lebar) setiap ruangan di dalam rumah, lalu menjumlahkannya. Misalnya, Anda punya ruang tamu 3×4 meter, kamar tidur 3×3 meter, dan seterusnya. Jumlahkan semuanya, dan itulah tipe rumah Anda. Ingat, hitungan ini biasanya diambil dari as dinding ke as dinding.
Metode Ubin Lantai
Kalau Anda malas mengukur pakai meteran dan kebetulan lantai rumah sudah dipasang keramik, Anda bisa pakai trik ini. Lihat ukuran keramiknya (misal 40×40 cm), lalu hitung jumlah keramik panjang dan lebarnya. Tinggal kalikan saja. Cara ini cukup ampuh untuk estimasi cepat saat survei lokasi.
Menggunakan Software
Di era digital ini, para profesional biasanya menggunakan software desain. Jika Anda pernah bertanya apa arti arsitek dalam proses ini, salah satunya adalah memberikan presisi. Arsitek menggunakan software CAD untuk menghitung luas bangunan hingga ke milimeter, termasuk area-area yang bentuknya tidak kotak sempurna. Anda bisa membaca lebih lanjut mengenai apa arti arsitek untuk memahami peran vital mereka dalam perencanaan hunian.
Standar Ukuran Tipe Rumah di Indonesia
Nah, supaya ada gambaran lebih jelas, mari kita bedah satu per satu ukuran tipe rumah yang umum ada di pasaran.
Tipe 21 atau 24

Ini adalah tipe hunian paling mungil atau sering disebut rumah sederhana. Biasanya memiliki dimensi bangunan sekitar 3 x 7 meter atau 4 x 6 meter. Tipe ini cocok untuk Anda yang masih lajang atau pasangan baru menikah. Isinya biasanya 1 kamar tidur, 1 kamar mandi, dan ruang tamu kecil.
Tipe 36

Ini adalah “primadona” di Indonesia. Banyak orang bertanya rumah type 36 72 berapa meter luas efektifnya? Jawabannya, bangunannya seluas 36 meter persegi. Tipe rumah 36 artinya Anda mendapatkan hunian dengan dimensi sekitar 6 x 6 meter atau 9 x 4 meter. Dengan ukuran ini, Anda biasanya sudah bisa mendapatkan 2 kamar tidur yang kompak.
Bicara soal lahan, ukuran tanah rumah type 36 sangat bervariasi, namun yang paling umum adalah 60 m² (36/60) atau 72 m² (36/72). Jika Anda memiliki lahan terbatas namun ingin tata ruang yang efisien, Anda bisa menengok inspirasi desain rumah 6×7 2 kamar yang tetap terasa lega meski ukurannya mungil. Pada dasarnya ukuran perumahan type 36 adalah standar minimal untuk keluarga kecil agar bisa hidup cukup nyaman.
Tipe 45

Sedikit lebih besar dari tipe 36, tipe 45 biasanya berdimensi 6 x 7,5 meter atau 8 x 5,6 meter. Tambahan 9 meter persegi ini sangat terasa efeknya. Anda bisa memiliki dapur yang lebih layak di dalam rumah atau kamar tidur yang sedikit lebih luas. Tipe ini sangat pas untuk keluarga dengan satu atau dua anak kecil.
Tipe 54
q
Tipe ini adalah transisi menuju hunian menengah. Dimensinya sering kali 6 x 9 meter. Di ukuran ini, Anda mulai punya fleksibilitas lebih. Bahkan, jika Anda punya lahan yang sedikit “nanggung”, misalnya ingin membangun rumah minimalis 7×8, tipe bangunan di kisaran 54-56 m² ini bisa diaplikasikan dengan sangat cantik.
Tipe 60

Ini adalah favorit keluarga mapan. Dengan dimensi bangunan sekitar 6 x 10 meter atau 8 x 7,5 meter, rumah tipe 60 terasa cukup lega. Anda bisa menerapkan desain rumah sederhana 3 kamar di luasan ini tanpa membuat ruangan terasa sesak. Ruang tamu dan ruang keluarga bisa dipisah, memberikan privasi lebih bagi penghuni.
Tipe 70

Masuk ke kategori yang lebih besar, tipe 70 sering kali menjadi batas antara rumah 1 lantai yang sangat luas atau rumah 2 lantai yang kompak. Dimensinya bisa 7 x 10 meter atau 5 x 14 meter. Banyak juga yang membangun tipe 70 sebagai rumah bertingkat di lahan sempit, misalnya dengan konsep desain rumah 6×12 2 lantai 4 kamar tidur yang sangat fungsional untuk keluarga besar.
Tipe 120

Ini sudah masuk kategori rumah mewah. Dimensinya variatif, bisa 10 x 12 meter atau rumah 2 lantai dengan luas dasar 60 m². Di level ini, Anda bisa bereksperimen dengan berbagai gaya, mulai dari klasik hingga konsep industrial yang kekinian. Ruangannya tentu jauh lebih lengkap, bisa menampung 3-4 kamar tidur plus ruang servis.
Tipe 140

Tipe 140 menawarkan kemewahan ruang yang maksimal. Biasanya dibangun di atas lahan yang luas atau sebagai bangunan bertingkat. Sebagai referensi, desain rumah 8×15 3 kamar yang besar sering kali masuk dalam kategori luas bangunan mendekati angka ini jika dihitung dengan teras dan area servisnya.
Perhatikan Saat Mencari Rumah
Mengetahui tipe rumah saja belum cukup. Saat Anda berburu hunian, ada beberapa faktor eksternal yang wajib masuk radar pertimbangan Anda:
Lokasi
Lokasi adalah segalanya. Rumah kecil di pusat kota sering kali lebih bernilai investasi tinggi daripada rumah besar di pelosok yang sulit aksesnya.
Ukuran rumah
Sesuaikan dengan jumlah anggota keluarga. Jangan memaksakan beli tipe 21 jika anggota keluarga Anda ada 5 orang, karena akan mempengaruhi kenyamanan psikologis.
Fasilitas
Cek fasilitas umum terdekat. Sekolah, pasar, dan rumah sakit adalah fasilitas vital yang harus mudah dijangkau.
Harga
Pastikan harga masuk akal. Bandingkan harga per meter persegi bangunan dan tanah di area sekitar agar tidak kemahalan.
Akses transportasi
Dekat dengan pintu tol atau stasiun kereta? Itu nilai plus yang besar untuk mobilitas Anda sehari-hari.
Lingkungan sekitar
Pastikan lingkungan aman, bebas banjir, dan tetangganya kooperatif. Survei lingkungan di jam-jam berbeda (pagi, siang, malam) bisa memberikan gambaran nyata.
Wujudkan Rumah Impian Anda
Membangun rumah bukan sekadar menumpuk bata, tapi merangkai ruang kehidupan. Sering kali kita punya ide di kepala tapi bingung menuangkannya ke lahan yang ada. Di sinilah Anda butuh partner yang tepat.
Siapakah Dinasti Arsitek

Dinasti Arsitek (CV. Dinasti Nawa Karya) adalah konsultan arsitektur profesional yang berbasis di Kediri, namun jangkauan karyanya sudah merambah seluruh Indonesia hingga Asia. Mereka bukan sekadar tukang gambar, tapi partner diskusi yang solutif untuk mewujudkan hunian impian Anda.
Layanan Lengkap Dinasti Arsitek
Mereka menawarkan solusi one-stop-service untuk kebutuhan properti Anda:
- Jasa Desain Rumah Minimalis Modern: Mulai dari rumah mungil hingga denah rumah 2 lantai lengkap dengan tampak yang detail.
- Arsitek Perumahan dan Siteplan: Bagi developer yang butuh perencanaan kawasan.
- Jasa Gambar Rumah Mewah dan Villa: Untuk hunian eksklusif dengan detail estetika tinggi.
- Desain Interior Rumah dan kantor: Menciptakan suasana dalam ruang yang nyaman dan produktif.
- Konsultan Struktur Bangunan: Memastikan rumah Anda aman, kokoh, dan tahan gempa.
- Kontraktor Rumah dan Renovasi: Eksekusi pembangunan fisik dengan kualitas terjamin.
Hubungi Kami
Jangan ragu untuk berkonsultasi. Tim Dinasti Arsitek siap melayani kebutuhan desain rumah, desain interior, hitung struktur, hingga konstruksi di seluruh Indonesia. Wujudkan imajinasi Anda menjadi realita yang presisi.

Kesimpulan
Memahami cara menghitung tipe rumah adalah langkah awal yang cerdas sebelum Anda terjun ke pasar properti. Dengan mengetahui kebutuhan ruang yang pas—apakah itu Tipe 36 yang efisien atau Tipe 140 yang mewah—Anda bisa merencanakan anggaran dan kenyamanan keluarga dengan lebih baik. Jangan lupa, rumah yang baik bukan hanya soal luasnya, tapi bagaimana desainnya mampu mengakomodasi gaya hidup penghuninya. Jika ragu, serahkan pada ahlinya seperti Dinasti Arsitek untuk hasil yang maksimal.
FAQ
- Apa perbedaan mendasar antara luas tanah dan luas bangunan (tipe rumah)?
Luas tanah adalah total area lahan yang Anda miliki sesuai sertifikat, sedangkan tipe rumah (luas bangunan) hanya menghitung area lantai bangunan yang tertutup atap dan dinding. Jadi, kalau Anda beli rumah tipe 36/60, bangunannya 36 m² dan tanahnya 60 m².
- Apakah teras dan carport dihitung dalam tipe rumah?
Secara umum dalam aturan IMB atau sertifikat, teras terbuka dan carport tidak dihitung sebagai luas bangunan utama. Namun, dalam perhitungan biaya borongan bangunan oleh kontraktor, area ini sering kali tetap dihitung (biasanya 50-60% dari harga satuan) karena tetap membutuhkan material lantai dan atap.
- Bagaimana jika saya ingin merenovasi rumah Tipe 36 menjadi 2 lantai?
Sangat bisa. Ini biasa disebut konsep rumah tumbuh. Pastikan pondasi awal Anda sudah disiapkan untuk 2 lantai atau lakukan suntik pondasi cakar ayam. Dengan menjadikan 2 lantai, Anda bisa menggandakan luas bangunan (misal jadi Tipe 70) di atas lahan yang sama.
- Berapa ukuran ideal kamar tidur agar nyaman?
Ukuran standar minimal untuk kenyamanan adalah 3×3 meter. Ukuran ini cukup untuk tempat tidur ukuran queen dan lemari pakaian. Jika terpaksa, ukuran 2,5×3 meter masih bisa untuk kamar anak dengan single bed, tapi di bawah itu akan terasa sangat sempit.
- Mengapa tipe rumah di brosur kadang berbeda dengan realisasi di lapangan?
Kadang ada perbedaan cara hitung. Beberapa pengembang memasukkan tebal dinding dalam hitungan (luas kotor), sementara yang lain menghitung luas bersih lantai. Selain itu, modifikasi minor saat pembangunan juga bisa mengubah luas real. Sebaiknya selalu cek denah terlampir di akad jual beli.
- Apakah Dinasti Arsitek bisa mendesain untuk lahan yang bentuknya tidak kotak (miring/trapesium)?
Tentu saja. Justru di situlah peran arsitek sangat dibutuhkan. Mereka bisa merancang tata ruang yang menyiasati sudut-sudut mati pada lahan tak beraturan sehingga tetap fungsional dan estetis, sesuatu yang sulit dilakukan jika hanya mengandalkan desain standar.
Harga & Biaya Jasa Arsitek Rumah Bangunan
Ingin mewujudkan rumah impian Anda? Nikmati promo diskon 50% dari kami. Promo ini akan berakhir pada

Perusahaan jasa arsitek rumah Dinasti Arsitek Studio, Kami melayani jasa desain rumah, jasa desain arsitek rumah dan bangunan, Jasa Desain Ruko serta jasa desain gedung, hotel dan apartemen.